Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari (Unmuh Kendari) menggelar Festival Seni dan Olahraga Mahasiswa 2026 yang meriah pada akhir pekan lalu. Acara yang berlangsung selama tiga hari penuh tersebut menampilkan berbagai pertandingan olahraga dan pertunjukan seni budaya yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai program studi dan unit kearsipan universitas.
Kegiatan yang menjadi agenda tahunan Unmuh Kendari ini diselenggarakan di kompleks kampus utama di Kendari dengan melibatkan segenap sivitas akademika. Mulai dari mahasiswa, dosen, staf administrasi, hingga unit-unit pendukung seperti Unit Kearsipan Universitas Muhammadiyah Kendari turut berperan aktif dalam kesuksesan acara tersebut.
Menampilkan Beragam Cabang Olahraga
Festival yang dijadwalkan sejak awal tahun akademik ini menampilkan tidak kurang dari 12 cabang olahraga yang dipertandingkan. Cabang-cabang tersebut mencakup sepak bola, bola voli, badminton, tenis meja, catur, esports, futsal, basket, bulu tangkis, renang, atletik, dan pencak silat.
“Kami melihat partisipasi yang luar biasa dari semua unit di kampus. Setiap program studi mengirimkan delegasi terbaik mereka untuk memperebutkan piala juara,” ujar Imam Suryanto, Ketua Panitia Festival Seni dan Olahraga Mahasiswa 2026, saat ditemui di venue utama acara pada Sabtu (29/3/2026).
Cabang olahraga unggulan tahun ini adalah sepak bola dan bola voli. Pertandingan sepak bola melibatkan 16 tim yang berasal dari berbagai fakultas dan divisi di Unmuh Kendari. Sementara itu, pertandingan bola voli putri dan putra menarik partisipasi dari 20 tim dengan tingkat keseruan yang tinggi.
Dalam pertandingan semifinal sepak bola, tim dari Fakultas Teknik berhasil merebut posisi pertama dengan skor 3-1 atas tim Fakultas Pendidikan dan Ilmu Pendidikan. Kemenangan dramatis juga dialami oleh tim bola voli putri dari Fakultas Ilmu Kesehatan yang berhasil mengalahkan juara bertahan dari Fakultas Pertanian dengan skor 25-23, 24-26, dan 25-22 dalam pertandingan final yang berlangsung Minggu (30/3/2026).
Unit Kearsipan Turut Berkontribusi
Unit Kearsipan Universitas Muhammadiyah Kendari, yang memiliki peran penting dalam dokumentasi dan penyimpanan arsip kampus, juga terlibat aktif dalam penyelenggaraan festival ini. Mereka bertugas mendokumentasikan seluruh rangkaian kegiatan melalui foto dan video, serta memastikan data peserta dan hasil pertandingan tercatat dengan rapi di arsip universitas.
Kepala Unit Kearsipan, Drs. Hermawan Wijaya, M.Si., menjelaskan bahwa unit yang dipimpinnya telah menyiapkan sistem dokumentasi digital untuk festival tahun ini. “Kami menggunakan teknologi cloud storage dan basis data terintegrasi untuk memastikan semua dokumentasi festival dapat diakses dengan mudah oleh pihak yang membutuhkan di masa depan,” kata Hermawan pada Selasa (31/3/2026) di ruang kerjanya di Unit Kearsipan.
Lebih lanjut, Hermawan menambahkan bahwa Unit Kearsipan telah membuat laporan komprehensif tentang festival yang akan disimpan sebagai bagian dari sejarah institusional Unmuh Kendari. “Kegiatan seperti ini adalah warisan budaya kampus yang perlu didokumentasikan dengan baik. Anak cucu kita di masa depan akan dapat melihat betapa meriah dan bersemangat festival seni dan olahraga di kampus kita,” ungkapnya dengan antusias.
Pertunjukan Seni yang Memukau
Tidak hanya olahraga, festival ini juga menampilkan beragam pertunjukan seni budaya yang memukau ribuan penonton. Panggung utama di lapangan olahraga kampus Unmuh Kendari dipadati oleh mahasiswa yang ingin menampilkan bakat seni mereka.
Pertunjukan seni mencakup tari tradisional, tari modern, musik, drama, pantomim, fashion show, dan kompetisi paduan suara. Beberapa penampilan yang menjadi sorotan adalah tampilan spektakuler dari kelompok tari dari Fakultas Seni dan Desain yang membawakan tarian tradisional Sulawesi Tenggara dengan kostum yang elegan dan gerakan yang presisi.
Pertunjukan musik dari band-band mahasiswa Unmuh Kendari juga mencuri perhatian. Tak kurang dari delapan band mengisi panggung dengan lagu-lagu original dan cover dari artis-artis ternama. Salah satu penampilan yang paling meriah adalah kolaborasi antara band elektrik dengan paduan suara kampus dalam menampilkan lagu tema festival berjudul “Unmuh Kendari Bersatu Dalam Seni dan Olahraga.”
Dukungan Penuh dari Pimpinan Kampus
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Mukhtar Abbas, M.Pd., memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan festival ini. Dalam sambutan pembukaan pada Jumat (28/3/2026), Rektor Abbas menekankan pentingnya keseimbangan antara akademik dan non-akademik dalam pengembangan karakter mahasiswa.
“Festival seperti ini adalah bagian penting dari proses pendidikan holistik kami. Kami tidak hanya membentuk mahasiswa yang cerdas secara intelektual, tetapi juga mahasiswa yang sehat secara fisik dan kaya secara spiritual,” tutur Rektor Abbas dalam sambutannya yang penuh semangat.
Rektor juga memberikan apresiasi kepada para mahasiswa yang telah menunjukkan dedikasi dan semangat tinggi dalam mengikuti berbagai kompetisi. “Saya melihat dalam festival ini, nilai-nilai Muhammadiyah seperti amanat, kepercayaan, dan kerja keras terpancar dari setiap peserta. Ini adalah bukti nyata bahwa kita memiliki generasi muda yang tangguh dan berbudi luhur,” imbuhnya.
Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Yusran Hamid, M.Si., juga turut hadir dan memberikan pujian atas terselenggaranya festival dengan tertib dan lancar. “Tim panitia, khususnya Unit Kearsipan dan berbagai unit lainnya, telah bekerja dengan sangat baik. Organisasi acara ini menunjukkan profesionalisme dan dedikasi yang tinggi,” kata Yusran ketika diwawancarai di sela-sela acara.
Peningkatan Literasi dan Kesehatan Kampus
Bagi banyak pihak, festival seni dan olahraga mahasiswa ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kehidupan kampus Unmuh Kendari. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan literasi budaya, kesadaran kesehatan, dan kohesivitas antar mahasiswa dari berbagai latar belakang.
Dr. Hendra Gunawan, Kepala Bagian Kemahasiswaan Unmuh Kendari, melihat festival ini sebagai investasi penting untuk pengembangan soft skills mahasiswa. “Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar tentang teamwork, leadership, manajemen waktu, dan kemampuan berkomunikasi. Semua ini sangat penting untuk persiapan mereka memasuki dunia profesional,” jelas Hendra.
Sementara itu, dari perspektif kesehatan, Dr. Tri Wahyono, Kepala Poliklinik Kampus, menyatakan bahwa festival ini sangat mendukung program promosi kesehatan di kampus. “Dengan kegiatan olahraga yang intens seperti ini, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya menjaga kesehatan dan gaya hidup sehat sejak dini,” ungkapnya.
Partisipasi Feminin yang Semakin Kuat
Salah satu catatan positif dari festival tahun ini adalah meningkatnya partisipasi mahasiswa perempuan dalam berbagai cabang olahraga. Dari total peserta olahraga, lebih dari 40 persen adalah mahasiswa perempuan yang turut berkompetisi dengan semangat dan dedikasi yang sama tingginya dengan rekan-rekan laki-laki mereka.
“Kami sangat bangga melihat mahasiswi kami tidak kalah tangguh dan kompetitif dalam bidang olahraga. Ini mencerminkan komitmen kampus untuk memberikan kesempatan yang sama kepada semua mahasiswa, tanpa memandang jenis kelamin,” kata Dewi Cahyani, Ketua Himpunan Mahasiswa Perempuan Unmuh Kendari, yang juga menjadi atlet bola voli putri kampus.
Penutup dan Harapan ke Depan
Berakhirnya Festival Seni dan Olahraga Mahasiswa 2026 Universitas Muhammadiyah Kendari meninggalkan kesan mendalam bagi semua pihak yang terlibat. Selain menghasilkan para juara di berbagai cabang, festival ini telah membuktikan bahwa mahasiswa Unmuh Kendari memiliki potensi yang luar biasa dalam mengembangkan diri secara menyeluruh.
Unit Kearsipan Universitas Muhammadiyah Kendari telah berkomitmen untuk menjadikan dokumentasi festival ini sebagai bagian dari arsip institusional yang dapat diakses oleh peneliti, mahasiswa, dan pihak-pihak lain yang berkepentingan di masa depan. Dengan demikian, legacy dari festival ini akan terus hidup dan menginspirasi generasi mahasiswa Unmuh Kendari selanjutnya.
Pihak kampus juga telah menyatakan kesiapannya untuk menyelenggarakan festival yang lebih besar dan lebih baik pada tahun akademik berikutnya. Berbagai masukan dan saran dari peserta dan penonton akan dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan festival di masa depan.
Demikian laporan dari Festival Seni dan Olahraga Mahasiswa 2026 Universitas Muhammadiyah Kendari yang berlangsung meriah dan penuh makna. (*)
—
Penulis: Tim Jurnalistik Kampus Unmuh Kendari
Kendari, 31 Maret 2026